A. Memasukkan formula dalam Microsoft Excel
Formula atau rumus yang di masukkan dapat berupa fungsi, operator, atau nilai konstan. Memasukkan rumus harus di awali dengan memasukkan tanda sama dengan (=).
Excel menyediakan operator matematika dan juga operator pembanding yang di gunakan untuk menghasilkan nilai logika.
1. Menggunakan Angka Tetap
Langkah-langkah yang harus dilakukan :
a) Letakkan penunjuk sel di tempat yang di inginkan.
b) Ketikkan data =30*10 pada formula bar.
c) Tekan tombol enter.
2. Menggunakan Referensi Sel
a) Letakkan penunjuk sel pada sel....
b) Ketikkan data =....pada formula bar.
c) Tekan tombol enter.
Range, merupakan sekumpulan sel. Penulisan nama sel dapat dilakukan dengan cara menuliskan alamat sel pertama dalam range di ikuti (:) dan alamat sel terakhir dalam range. Umtuk memilih suatu range,blok pada beberapa sel yang merupakan suatu range.
Untuk membuat rumus, kita harus memperhatikan urutan prioritas penghitungan. Urutan prioritas mulai dari operasi yang di kerjakan terlebih dahulu dan di lanjutkan dengan operasi prioritas selanjutnya, yaitu sebagai berikut :
• Prioritas 1 % dan ^
• Prioritas 2 * dan /
• Prioritas 3 + dan -
B. Menggunakan Referensi Absolut dan Relatif
1. Referensi Absolut
2. Referensi Relatif
Langkah-langkah :
Pada sel B3:C5 terdapat beberapa data akan disalin ke E3:F5
Letakkan penunjuk sel di E3 dan masukkan formula =B3 di formula bar tekan enter
3. Referensi Semi Absolut
Langkah-langkah :
Letakkan posisi penunjuk sel di E3 dan masukkan formula = B3 tekan enter
Sel E3 menunjuk kolom B sebagai referensi relatif dan baris 3 sebagai referensi absolut
C. Menggunakan Fungsi dalam Microsoft Excel
Fungsi merupakan fasilitas yang di gunakan untuk melakukan perhitungan yang cukup rumit. Beberapa fungsi dalam Ms. Excel, yaitu sebagai berikut:
• Fungsi Database, menganalisis data yang tersimpan dalam database.
• Fungsi Date and Time, memanipulasi tanggal dan waktu.
• Fungsi Eksternal, menjalankan fungsi yang terdapat pada aplikasi di luar Ms. Excel.
• Fungsi Engineering, menjalankan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan bidang teknik.
• Fungsi Financial, menjalankan fungsi-fungsi keuangan.
• Fungsi Information, menampilkan informasi yang berhubungan dengan lembar kerja.
• Fungsi Logical, menjalankan operasi logika.
• Fungsi Lookup and Reference, menjalankan fungsi pembacaan tabel dan referensi.
• Fungsi Math and Trigonometri, menjalankan fungsi matematika dan trigonometri.
• Fungsi Statistikal, menjalankan fungsi statistik.
• Fungsi Text and Data, mengelola data berjenis teks.
Cara menggunakan fungsi :
1. Secara Manual, langkah yang di lakukan
a. Arahkan penunjuk sel yang akan digunakan, biasanya sel yang akan menjadi tempat hasil penghitungan.
b. Ketika fungsi sesuai format yang telah ditentukan dengan tanda sama dengan.
c.
2. Menggunakan Insert Function, langkah-langkah yang di lakukan:
a. Arahkan penunjuk sel pada sel yang akan di gunakan sebagai tempat hasil penghitungan.
b. Klik menu insert function.
c. Selanjutnya akan di tampilkan kotak dialog insert function.
d. Pilih SUM pada kotak pilihan select a function kemudian tekan ok.
e. Selanjutnya akan di tampilkan kotak dialog function arguments. Masukkan range data yang akan di jumlahkan.
f. Selanjutnya akan di tampilkan hasil penghitungan dimana pada formula bar akan di tulis fungsi yang di gunakan.
Fungsi yang banyak di gunakan adalah fungsi matematika, selain itu terdapat juga fungsi logika dan statistika.
Fungsi logika mempunyai operator seperti AND dan OR, operator tersebut di gunakan untuk menggabungkan beberapa ekspresi logika. Hasil dari fungsi logika akan bernilai TRUE atau FALSE. Hasil TRUE di tampilkan jika ekspresi memenuhi syarat dan FALSE jika semua pernyataan tidak memenuhi syarat. Fungsi logika juga memiliki fungsi IF. Fungsi IF di gunakan untuk membuat suatu pernyataan yang mempunyai kondisi tertentu.
Fungsi Statistika memiliki beberapa operator seperti :
• Operator AVERAGE, mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data.
• Operator COUNT, menghitung banyaknya data.
• Operator MAX, mencari nilai terbesar dari sekumpulan data.
• Operator MIN, mencari nilai terkecil dari sekumpulan data.
D. Menyalin Formula
1. Menggunakan Drag and Drop
a. Pada lembar kerja dapat dibuat suatu formula untuk menghitung nilai subtotal dari setiap barang. Rumus yang dibuat dapat dilihat pada formula bar, yaitu mengalikan nilai pada sel D3 dengan sel C3 melalui formula bar, yaitu melalui formula =C3*D3
b. Selanjutnya untuk menyalin formula tersebut ke bawah dapat dilakukan dengan mengarahkan petunjuk sel ke sebelah kanan bawah kotak sel F5.
c. Pada saat penunjuk sel berubah menjadi tanda plus berwarna hitam +, tekan dan tahan tombol kiri mouse dan geser atau drag ke arah bawah menuju sel F8.
d. Setelah berada pada sel F8, lepaskan tombol mouse. Secara otomatis. Ms.Excel akan membuat salinan formula pada sel F6 sampai F8 dari formula yang terdapat pada sel F5.
e. Hasil Akhir
f. Untuk menyalin formula ke arah samping juga dilakukan dengan cara yang sama, tetapi penunjuk sel ditarik ke arah samping.
2. Menggunakan Menu Edit
a. Pada gambar 1, dibuat suatu formula untuk menghitung nilai subtotal dari setiap barang. Rumus yang dibuat dapat dilihat pada formula bar, yaitu mengalikan nilai pada sel D5 dengan sel E5 melalui formula = D5*E5.
b. Selanjutnya, sorot atau blok sel yang akan menampung hasil salinan mulai dari sel yang akan disalin rumusnya, yaitu sel F5 sampai F8.
c. Pilih menu Edit Fill Down.
d. Formula akan disalin pada sel tersebut dan hasil perhitungan akan ditampilkan seperti pada gambar 3.
e. Untuk menyalin formula ke arah samping kanan dapat dilakukan dengan memilih menu Edit Fill Right dan untuk menyalin formula ke arah samping kiri dapat dilakukan dengan memilih menu Edit Fill Left.
E. Membuat Grafik
Grafik merupakan sebuah tampilan visual yang berfungsi mempermudah pengguna untuk melihat perbandingan serta pola pada data tertentu.
Langkah – langkah yang dilakukan untuk membuat garfik :
a. Ketik data pada tabel.
b. Blok atau sorot sel yang berisi data yang berisi data yang akan digunakan untuk membuat grafik.
c. Setelah sel diblok, pilih menu Insert Chart.
d. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart Type. Beberapa bagian yang terdapat pada kotak dialog Chart Wizard – Step 1 of 4 – Chart Type, yaitu sbb :
• Chart Type, memilih tipe tampilan grafik.
• Chart sub-type, memilih format tampilan grafik.
• Tombol Press and Hold to View Sample, melihat contoh tampilan grafik.
e. Pada contoh akan digunakan tipe grafik Column dengan Chart Sub-type : Clustered Column.
f. Klik tombol next, lalu akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizard – Step 2 of 4 – Chart Source Data. Terdapat beberapa bagian yang terdapat pada kotak dialog tersebut, seperti :
• Data Range, menentukan range data.
• Series in, memilih data series yang akan digunakan.
g. Pada kotak dialog Chart Wizard – Step 2 of 4 – Chart Source Data juga terdapat tab series yang dapat digunakan untuk mengatur pengambilan data series sesuai kebutuhan.
h. Tekan tombol next. Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Chart Wizars – Step 3 of 4 Chart Options, beberapa bagian tab titles :
• Chart title, membuat judul grafik.
• Catagory (X) axis, judul pada sumbu X.
• Series (Y) axis, judul pada sumbu Y.
• Value (Z) axis, judul pada sumbu Z.
i. Bagian lain pada tab titles:
• Axes, mengatur tampilan judul pada sumbu X,Y dan Z.
• Gridlines, mengatur tampilan grid pada sumbu X,Y dan Z.
• Legend, mengatur tampilan legenda.
• Data labels, mengatur tampilan label data grafik.
• Data table, mengatur tampilan tabel data.
j. Setelah selesai, tekan tombol next.
k. Selanjutnya akan di tampilakn kotak dialog chart wizard-step4 of 4- chart location. Bagian yang terdapat pada kotak dialog tersebut yaitu :
• As new sheet, menampilkan grafik pada lembar kerja yang terpisah dari lembar kerja yang berisi data.
• As Object in, menampilkan grafik dalam lembar kerja nyang sama dengan data.
l. Tekan tombol finish.
F. Memodifikasi Grafik
1. Memodifikasi Jenis Grafik
Untuk mengubah tampilan grafik bisa menggunakan toolbar chart atau dengan menu chart, dengan cara berikut ini :
Pilih grafik yang akan diubah dengan mengkliknya.
a. Pilih menu chart Chart Type yang akan menampilkan kotak dialog chart type.
b. Ubah grafik dengan memilih pilihan yang diinginkan seperti, Bar pada kolom chart type.
c. Untuk melihat contoh tampilan grafik, tekan tombol Press and Hold to View Sample.
d. Lalu, tekan OK.
2. Memodifikasi Sumber Data Grafik
Apabila grafik yang dibuat mengalami perubahan data, kita dapat mengubahnya melalui menu Chart dengan cara berikut ini :
a. Pilih grafik yang akan diubah dengan mengklik grafik.
b. Pilih menu Chart Source Data yang akan menampilan kotak dialog Source Data.
c. Tentukan data range yang akan digunakan dalam grafik dengan menekan tombol disebelah kanan kotak data range.
d. Setelah selesai, tekan tombol Ok untuk menggunakan modifikasi yang telah dilakukan.
3. Memodifikasi Chart Option
Pada fasilitas Chart Option terdapat banyak pilihan yang digunakan untuk mengatur grafik.
Untuk membuka kotak dialog Chart Option, dapat dilakukan dengan cara berikut :
a. Pilih grafik yang akan diubah dengan mengklik grafik tersebut.
b. Pilih menu Chart Chart Options.
c. Pilih tab yang akan digunakan untuk melakukan perubahan.
• Titles, mengatur tampilan judul pada grafik.
• Axes, mengatur tampilan judul pada sumbu X, Y, dan Z.
• Gridlines, mengatur tampilan grid pada sumbu X, Y, dan Z.
• Legend, mengatur tampilan legenda.
• Data Labels, mengatur tampilan label data pada grafik.
• Data table, mengatur tampilan table data.
d. Tekan tombol OK.
4. Memodifikasi Lokasi Grafik
Langkah – langkah yang digunakan untuk memindahkan lokasi grafik adalah sebagai berikut :
a. Pilih grafik yang akan diubah dengan mengkliknya.
b. Pilih Menu Chart Location yang akan menampilkan kotak dialog location.
c. Tandai pilihan As object in dan pilih lokasi lembar kerja yang diinginkan.
d. Kemudian tekan OK.
5. Menambah Data Pada Grafik
Pada saat bekerja kadang kita menambah beberapa data baru pada tabel yang sudah dibuat grafik, kemudian data itu akan ditampilkan juga melalui langkah – langkah berikut.
a. Pilih grafik yang akan diubah dengan mengkliknya.
b. Pilih menu Chart Add Data yang akan menampilkan kotak dialog Add data.
c. Kemudian tekan OK.
6. Menambahkan Trendline Pada Grafik
Trendline digunakan untuk membantu melakukan analisis arah kecenderungan (trend) dari suatu kelompok data. Untuk menampilkannya ikuti langkah – langkah berikut :
a. Pilih grafik yang akan diubah dengan mengkliknya.
b. Pilih menu chart add Trendline yang akan menampilkan kotak dialog Add trendline.
c. Pada kotak dialog tersebut terdapat terdapat 2 tab, yaitu tab type dan options. Pada tab type dapat dipilih jenis trend yang dibutuhkan, sedangkan pada tab options dapat dilakukan pengaturan trendline.
d. Kemudian tekan OK.
7. Memodifikasi Tampilan 3D
Jika grafik yang digunakan bukan jenis 3 dimensi, maka sebelumnya harus diubah ke type 3 dimensi terlebih dahulu, dengan menggunakan menu chart chart type. Pilih chart sub-type menjadi tipe 3 dimensi. Langkah – langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.
a. Pilih grafik yang akan diubah dengan mengklik grafik tersebut.
b. Pilih menu chart 3-D View yang akan menampilkan kotak dialog 3-D.
c. Pada kotak dialog ini terdapat beberapa pilihan, seperti :
• Elevation, yaitu pengaturan tinggi sisi pandang grafik.
• Rotation, mengatur rotasi grafik terhadap sumbu vertikal (sumbu Z).
d. Kemudian tekan OK.
G. Mengurutkan Data
Pada saat bekerja dengan Microsoft Excel, terkadang kita membutuhkan bentuk laporan yang tersusun rapi secar berurutan. Apabila data yang terdapat pada lembar kerja tidak berurutan, kamu dapat mengurutkan data tersebut dengan fasilitas Sort. Terdapat dua macam pengurutan data yang bisa dilakukan, yaitu pengurutan secara ascending dan descending. Pengurutan ascending merupaka pengurutan secara menaik dari A ke Z, sebaliknya descending merupakan pengurutan secara menurun dari Z ke A. per hatikan contoh di bawah ini :
1. Perhatikan table sebagai data awal
2. Data tersebut akan diurutkan mulai dari A sampai Z.
3. Blok atau pilih data yang akan diurutkan. Pada contoh, sel yang di blok adalah sel B5:F16
4. Pilih menu data – Sort yang akan menampilkan kotak dialog Sort. Pada kotak dialog tersebut dapat ditentukan bagaimana data akan diurutkan
5. Pada kotak pilihan sort by, masukkan data sebagai kunci pengurutan, pilih Ascending untuk mengurutkan data secara menaik ( daridata terkecil sampai terbesar) dan pilih Descending untuk mengurutkan data secara menurun ( dari data terbesar sampai terkecil )
6. Sebagai contoh pada kotak Sort by dipilih column B dengan pengurutan data secara Descending
7. Apabila terdapat pengurutan data menggunakan lebih dari satu kunci pengurutan, dapat dilakukan dengan memasukkan kunci pengurutan pada kotak then by.
8. Pada pilihan My List has, terdapat dua pilihan. Pilih Header row untuk membuat baris pertama yang di blok dianggap sebagai baris judul, sehingga tidak dimasukkan dalam proses pengurutan. Pilih no header row untuk mengurutkan semua data yang telah di blok
9. Setelah selesai tekan tombol OK.
10. Hasilnya akan terlihat seperti pada gambar
Selain dengan menggunakan menu Data, kamu juga dapat mengurutkan data menggunakan ikon Sort Ascending dan Sort Descending pada toolbar standard. Caranya, pilih kolom yang akan diurutkan datanya atau tempatkan penunjuk sel pada kolom tersebut. Selanjutnya, klik ikon sort ascending untuk mengurutkan data secara menaik dan Sort Descending untuk mengurutkan data secara menurun.
H.Menggunakan Filter Data
Penyaringan atau filter merupakan cara cepat dan mudah dalam bekerja dengan database.Ada 2 fasilitas penyaringan dalam Microsoft Excel yaitu
• Auto Filter : Melakukan penyaringan dengan kriteria sederhana
• Advance Filter : Melakukan penyaringan data dengan criteria yang kompleks
Langkah-langkah menggunakan autofilter :
1. Blok sel-sel yang akan di saring.Contoh blok sel B4:F17 atu B3:F17
2. Pilih menu Data→Filter→AutoFilter
3. Secara otomatis,pada setiap kolom akan muncul tanda panah
4. Klik judul kolom yang digunakan sebagai acuan kemudian pili kriterianya..misalnya pilih kolom harian dan pilih kriteria 90.Selanjutnya akan ditampilkan data dengan ketentuan Harian=90.Microsoft Excel akan memberi indikasi tanda panah kolom yang disaring dan nomor baris dengan warna biru.
1.Menggunakan Pilihan Yang Tersedia
Untuk melakukan penyaringan data menggunakan pilihan yang tersedia pada setiap kolom ,lakukan langkah-langkah berikut :
1. Untuk menampilkan data berdasarkan criteria tertentu klik tanda panah di sebelah kanan suatu kolom dan akan ditampilkan beberapa criteria tertentu.
2. Untuk menampilkan yang diinginkan,pilih criteria data tertentu yang akan di tampilkan.Hanya data yang mempunyai nilai yang sama yang akan ditampilkan.
3. Contoh ,akan ditampilkan nama siswa yang mempunyai nilai harian 85.klik tanda panah pada kolom harian dan pilih 85.
4. Pada lembar kerja akan ditampilkan data siswa yang mempunyai nilai harian 85.
2. Menggunakan pilihan All
All digunakan untuk menampilkan semua data .
1. Klik tanda panah pada kolom tertentu
2. Pada pilihan yang muncul pilih all
3. Selanjutnya,semua data akan di tampilkan.
3.Menggunakan Custom AutoFilter
Untuk memampilkan data dengan criteria tertentu yang dibuat sendiri,dapat dilakukan dengan menggunakan pilihan (custom).Langkah-Langkah nya :
1. Klik tanda panah pada kolom nilai akhir
2. Pada pilihan yang muncul pilih cutom
3. Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog custom autofilter
Pada kotak show rows where terdapat beberapa pilihan yaitu
a. Equals,sama dengan
b. Does not equals,tidak sama dengan
c. Is greater than,lebih besar dari
d. Is greater than or equal to,lebih besar atau sama dengan
e. Is lees than , kurang dari
f. Is less than or equal to,kurang dari atau sama dengan
g. Begins with,diawali dengan
h. Does not begins with, tidak diawali dengan
i. Ends with, diakhiri dengan
j. Does not end with , tidak diakhiri dengan
k. Contains,berisi atau mengandung.
l. Does not contain,tidak berisi atau tidak mengandung
m. And , jika semua criteria harus dipenuhi
n. Or, jika satu criteria terpenuhi maka data sudah ditampilkan.
4. Untuk menampilkan data siswa yang mempunyai nilai 80 atau lebih.pada kotak show rows where di baris pertama diisi dengan pilihan is greater then or equal to.Pada kotak di sebelah kanannya diisi dengan nilai 80.
5. tandai pilihan and karena pada penyaringan data terdapat 2 syarat yaitu niali ≥80 dan nilai ≤90
6. Baris kedua diisi dengan is less than or equal
7. Tekan OK
4.Menggunakan Top 10
1) Klik tanda panah pada kolom nilai akhir
2) Pada piliha yang muncul pilih top 10
3) Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog top 10 auto filter
4) Pada kotak pertama pilih top atau bottom.Top untuk menampilkan nilai tertinggi,sedangkan Bottom untuk nilai terendah
5) Pada kotak kedua masukkan niali,pada kotak ketiga pilih items.
6) Klik OK
I. Menyisipkan Dokumen Microsoft Excel ke dalam Microsoft Word
Microsoft Excel dapat digunakan untuk menukar informasi antara aplikasi Microsoft Excel ke dalam dokumen Microsoft Word dan juga dapat membuat hubungan antar program. Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk menyisipkan dokuen Excel ke dalam dokumen Word, yaitu :
1. Menggunakan Menu Insert
Pilih menu Insert
( Data Sebagai Objek )
a. Pilih Insert lalu klik Object
b. (apabila dokumen kosong) pilih tab Create New. Pada Object Type pilih Microsoft Excel Worksheet atau Microsoft Excel Chart
c. (apabila dokumen berasal dari File) pilih tab Create from File dan klik tombol Browse.
( Data Sebagai File )
a. Pilih lokasi excel yang akan disisipkan. Tekan tombol Insert dan akan tampil kotak dialog Open Worksheet
b. Tentukan lembar kerja yang akan ditampilkan
c. Tekan OK
2. Menggunakan Copy dan Paste
Buka dokumen Excel yang akan disisipkan. Blok sel tertentu yang akan disisipkan
Tekan tombol CTRL+C untuk menyalin atau CTRL+X untuk memindahkan data.
Buka dokumen kosong Microsoft Word
Tampilkan data yang disalin atau dipindahkan dengan menu Edit lalu klik Paste
atau dengan menekan CTRL+V
Kamis, 10 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar